Pada dasarnya secara tak langsung alam bawah sadar lebih
tau apa yang kita rasakan. Mereka, baik secara langsung atau tidak mencoba
mengeluarkan pikiran dari hati kita melalui sikap sehari-hari tanpa kita sadari.
Mereka bekerja dengan memunculkan perasaan itu misal saja dengan nyanyian. Seseorang
akan cenderung menyanyikan lagu yang baru saja mereka dengar secara
berulang-ulang. Namun saat seseorang tidak mendengar lagu apapun tetapi secara
terus menerus memikirkan lagu itu atau bahkan secara jelas menyanyikannya,
bagaimana dengan hal itu? Ya, itulah yang baru saja kusebut bahwa alam bawah
sadar sedang bekerja untuk memunculkan perasaan sebenarnya yang terjadi pada
diri kita. Sebuah fakta lagi bahwa seseorang cenderung menyimpan beberapa hal
yang tidak ingin ia umbar ke masyarakat atau juga dia sengaja tidak mengakui
apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya—terutama perasaanya—ini terjadi karena
biasanya dia gengsi. Di sinilah peran alam bawah sadar sangat dibutuhkan. Bagaimana?
Mulai percaya dengan pengamatanku? Oke kalian percaya akan kubeberkan sebuah
cerita yang benar-benar terjadi pada salah seorang temanku. Sebut saja dia
Faya.
Faya berdiam diri
di kamar. Dia termenung sambil duduk di lantai yang mana di depannya sekarang
ada sebuah buku dan bulpoin. Faya mengambil kedua benda tersebut. Awalnya ia
bingung apa yang akan ia lakukan dengan kedua benda tersebut. Pada akhirnya
Faya hanya mencorat-coret lembaran kosong dari buku tersebut. Bosan dengan
coretan yang tak jelas dia berganti menggambar sebuah bunga—dia bilang dia hobi
menggambar flora—yang kemudian iseng dia tanda tangani. Sebal karena gambarnya
tak seberapa bagus dia diam sejenak dan tiba-tiba muncul potongan lirik lagu
When You’re Gone-nya Avril Lavigne. Karena memang bingung apa yang akan dia
lakukan dengan lembaran putih di depannya, dia menuliskan potongan lirik lagu
tersebut dengan besar-besar. Lalu dia terdiam lagi sambil memandangi tulisannya
dan membaca ulang lirik lagu itu. Dia bingung mengapa ia menuliskan potongan
lirik itu, padahal dia rasa dia sedang tidak kehilangan seseorang.
Beberapa
jam kemudian dia menghubungiku. Dia ceritakan kejadian yang mengganjal
pikirannya itu—dengan kata lain dia sedang bingung dengan apa yang sebenarnya
terjadi pada dirinya. Memang jika tak disadari, kejadian itu akan dianggap
sepele dan terabaikan. Tapi hei! Aku kemudian diam dan berpikir apa yang
sebenarnya terjadi pada Faya?! Ada 2 kemungkinan, yang pertama dia baru saja
mendengar lagu tersebut atau…dia memang benar-benar telah kehilangan seseorang
dan merindukannya. Untuk mencari kebenaran akau menanyakan pada Faya. Dia bilang
kemungkinan pertama sangat salah. Tapi dia juga membantah kemungkinan kedua. Kemudian
kubuka beberapa fakta yang terjadi pada dirinya akhir-akhir ini. Yap akhir-akhir
ini dia memang sedang terserang galau akut—alay dikit gapapa yah hehe—gara-gara
pisah kelas dengan ‘someone’nya. Dan terhitung sejak tanggal 1 kemarin itulah
hari terakhir dia bertemu dengan ‘someone’nya. Jadi, bagaimana? Lagu dan
kejadian-kejadian sebelumnya berkaitan, bukan? Hanya saja si Faya ini tidak
mengaku apa yang ia rasakan. Fix! Sekarang percaya dong dengan hasil
pengamatannku :p
19:08
5-06-2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar