Ketika mata saling menatap dalam kejauhan dan diam. Seperti ada yang kembali. Ya, yang telah lama hilang. Bukan, bukan benar-benar pulang hanya sekedar...mampir. Hati gembira, seperti baru terguyur air hujan saat kemarau panjang. Masih sama, hanya bisa diam. Diam dalam kebahagiaan. Itu pilihan. Bukan tak mau berbagi, hanya saja...i tu terlalu tak logis. Sapaan rindu dalam diam bisa membuat kalian tersenyum selama seharian padahal hari ini adalah hari Senin---ya, itu hari yang sangat dibenci oleh sebagian orang. Apalah arti sebuah kebahagiaan kecil ini dibanding dengan keterikatan dahulu yang sangat ingin kau lepaskan? Lupakan! Kalian sepertinya hanya benar-benar ditakdirkan "mampir", bukan...."pulang" ;)
Jika seseorang memilih "pergi", dia pasti tahu ke mana dia harus "pulang". Sekalipun "rumah" dia bukanlah kita.
17:49/ 13-Januari-2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar