Senin, 17 Juni 2013

Titik Pusat (Hati)?

             
Maaf jelek, yang penting maknanya bukan gambarnya, kan? ;)

                   Sederhana, apa kalian pernah merasa mata pemberian Tuhan yang serba guna ini selalu terpatok pada satu pusat yang tanpa kalian sadari sebenarnya kalian sedang berada pada dunia yang sangat ramai? Apa itu? Seandainya aku tahu jawabannya, mungkin sekarang aku tak terlihat seperti orang bodoh! Ya, terpatok pada satu pusat yang…indah, menarik dan seakan selalu kita tunggu seulas senyumnya atau se-Hertz gelombang suaranya. Bukan, ini bukan berlebihan, aku hanya bingung bagaimana cara menggambarkannya. Dalam sebuah foto dia terlihat begitu jelas dan sangat mudah tergambarkan—walau sebenarnya aslinya lebih baik. Tapi dalam kalimat, bagaimana aku melukiskannya? Sempurna? Tidak, kesempurnaan hanya milik Allah! Indah? Mungkin, tapi dia masih tak seindah pemandangan di Sentosa Beach, Singapura! Keren? Sepertinya, tapi masih tak lebih keren dari Zayn Malik 1 Direction. Tunggu! Aku…bicara apa? Aku tak pernah memandang semua sisi yang baru kusebutkan tadi! Yang aku tahu titik pusat itu selalu menarik perhatianku, membuatku dapat diam dalam waktu yang cukup lama dan membuatku berpikir, apakah selama ini dia merasa selama ini pada tiap harinya ada sepasang mata yang setia dalam diam melihatnya melakukan segala hal,  ada sebuah hati yang menunggu dalam ketidakpastian akan keindahan dalam bayangannya atau…ada seonmggok jantung yang selalu seperti habis mengelilingi sepuluh GOR ketika berada di dekatnya?! Aaah…semua ini tak cukup gila melukiskan keadaanku. Lebay? Ya terserah kalian, tapi inilah yang terjadi. Aku dan Mata Angkasaku akan tetap menulis dan berpikir tentang…titik pusat itu!
14:47

Sabtu, 15 Juni 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar